Sabtu, 08 Mei 2021

contoh sintesis literatur

 contoh sintesis literatur


a.       Artikel 1

Judul : Pemanfaatan Video Pembelajaran Berbasis Geogebra Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMK. Jurnal Riset Pendidikan Matematika. 6 (1). 2019

·         Pemahan konsep matematika menjadi hal yang paling krusial dalam pembelajaran matematika. Hal itu karena dengan memahami konsep matetmatika, siswa bisa lebih mudah menyelesaikan masalah-masalah yang dijumpai dalam pembelajaran. Namun pada kenyataannya, pemahaman konsep matematika siswa masih tergolong lemah/rendah. Hal itu didukung dengan hasil penelitian yang dikeluarkan oleh PISA pada tahun 2015 yang menyatakan bahwa nilai rata-rata siswa indonesia pada mata pelajaran matematika yaitu 403 poin dan berada di bawah rata-rata nilai dari negara-negara di ASEAN 493 poin.

·         Media pembelajaran berupa video merupakan media yang dinamic dan mudah digunakan oleh para siswa. Selain mudah, video dapat diputar berkali-kali sehingga dapat membantu siswa yang kurang cakap dalam belajar. Video pembelajaran sendiri memiliki banyak kelebihan seperti membuat siswa lebih mandiri dalam belajar, dapat menampilkan teori atau suatu gambar yang kompleks dan tidak terlihat dengan mata telanjang, dapat membandingkan 2 atau lebih adegan atau hal secara bersamaan dan lain sebagainya. Tentunya selain memeliki keleihan, video juga memiliki kekurangan diantaranya perlu bantuan alat lain seperti komputer atau smart phone, proyektor, dan lainnya.

·          Untuk melihat pengaruh penggunaan video pembelajaran berbasis Geogebra terhadap pemahaman konsep siswa, maka diperlukan kelompok kontrol sebagai pembanding, sehingga desain penelitian yang sesuai adalah quasi eksperiment noneqivalent control group design.

·         Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang belajar menggunakan video berbasis Geogebra lebih baik dibandingkan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Video pembelajaran berbasis Geogebra ini dapat menjadi variasi media pembelajaran matematika yang efektif, efesien dan terbukti ampuh untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.

b.      Artikel 2

Judul: Uji Effect Size Model Pembelajaran Scramble Dengan Media Video Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X Man 1 Pesisir Barat. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-BiRuNi. 05 (2) (2016). 

·         Pengalaman belajar siswa terhadap mata pelajaran fisika membuat siswa cendrung menilai bahwa fisika merupakan pembelajaran yang menakutkan dan tidak menarik. Hal tersebut mendorong siswa untuk acuh dan tidak serius dalam melakoni pembelajaran fisika. Akibatnya nilai fisika siswa menjadi kurang baik. Dalam mata pelajaran fisika, banyak sekali terdapat konsep-konsep yang terbilang abstrak dan sulit untuk di bayangkan sehingga siswa sulit memahami konsep yang abstrak tersebut. Selain itu, cara mengajar guru yang masih konvensional atau teacher centered membuat siswa cendrung bosan dan malas untuk belajar fisika.

·         Salah satu metode atau cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permsalahan diatas, yaitu dengan mengajarkan fisika dengan menggunakan model scrambel yang dengan berbantu media video pembelajaran. Model pembelajran Scramble merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan konsentrasi dan kecepatan berpikir peserta didik. Media video pembelajaran merupakan jenis media audio/visual yang menyajikan pesanpesan pembelajaran baik yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teori aplikasi pengetahuan untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran dalam bentuk gambar dan suara. Peranan media video pembelajaran sebagai berikut: a. Dapat menarik perhatian peserta didik sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar. b. Memperjelas makna bahan pengajaran sehingga mudah dipahami siswa. c. Metode pengajaran lebih bervariasi. Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar.

·         Terdapat pengaruh model pembelajaran Scramble dengan media video terhadap hasil belajar peserta didik pada materi pengukuran kelas X MAN 1 Pesisir Barat, dengan thitung = 6,4 dan ttabel = 2,064. Karena thitung > ttabel = 6,4 > 2,064 maka Ho ditolak dan H1 diterima. Selanjutnya, diperoleh hasil uji effect size sebesar 0,8. Hasil ini menunjukkan kan bahwa model pembelajaran Scramble dengan media video dapat mempengaruhi hasil belajar fisika peserta didik sebanyak 79%.

c.       Artikel  3

Judul: Pengembangan Multimedia Pembelajaran Fisika Berbasis Audio-Video Eksperimen Listrik Dinamis Di Smp. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, JPII 2 (2) (2013)

·         Perekembangan teknologi yang sangat pesat menuntut para guru untuk berkreasi terhadap pembelajaran yang dilakukan di kelas. Hal itu dilakukan demi menciptakan siswa yang siap menghadapi perkembangan tekhnologi yang ada di depan mata. Pemanfaatan tekhnologi dalam dunia pendidikan sangat berpengaruh terhadap kemampuan siswa baik dalam memahami materi ataupun menyelesaikan masalah yang muncul selama pembelajaran. Misalnya penggunaan video pembelajaran untuk menunjang pembelajaran berbasis praktikum.

·         Hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa dengan menggunakan multimedia berbasis audio-video eksperimen listrik dinamis secara klasikal dikatakan tuntas belajar.

d.      Artikel 4

Judul: Pemanfaatan Visualisasi Video Percobaan Gravity Current Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Pada Materi Tekanan Hidrostati. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika. Vol 02 No 02 Tahun 2013, 97 – 102

·         Pendidikan era sekarang sangat menuntut adanya pemanfaatan tekhnologi didalamnya. Pemanfaatan tekhnologi selain membantu kegiatan pembelajaran juga dapat memotifasi juga menanbah minat siswa dalam belajar. Terlebih lagi pada mata pelajaran fisika yang dipandang sebagai mata pelajaran yang sulit dan membosankan. Oleh karenanya perlu pemanfaatan tekhnologi didalam pembelajaran fisika. Misalnya dengan memanfaatkan video pembelajaran. Dengan adanya video pembelajaran, konsep-konsep abstrak dalam mata pelajaran fisika dapat ditampilkan secara animasi atau gambar asli yang diperbesar puluhan atau ratusan kali.

·         keterlaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan visualisasi percobaan gravity current di laboratorium sebagai media pembelajaran untuk memahami konsep tekanan hidrostatis dengan lebih baik dapat terlaksana dengan baik, peningkatan pemahaman konsep fisika siswa pada materi pokok tekanan hidrostatis dengan memanfaatkan visualisasi video percobaan gravity current sebagai media pembelajaran tercapai dengan signifikan, dan subjek penelitian memberikan respons yang positif terhadap pembelajaran yang dilaksanakan.

 

SINTESIS LITERATUR

Berdasarkan artikel-artikel di atas, diketahui bahwasannya dalam kegiatan pembelajaran yang di lakukan pada era sekarang perlu adanya pemanfaatan media. Media selain sebagai media pembelajaran juga dapat dijadikan sebagai pemicu motifasi dan minat belajar siswa. Selain itu, dengan menerapkan atau memanfaatkan media pembelajaran, otomatis guru telah memanfaatkan adanya perkembangan tekhnologi yang dalam hal ini dimanfaatkan pada bidang pendidikan.

Sebelum menerapkan media, tentunya guru juga perlu memahami apa itu media dan apa saja hal yang termasuk kedalam media. Dengan memahami semua hal itu, guru dapat dengan mudah memilih media yang sesuai untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Selain tiu, guru juga dapat mengintegrasikan media misalnya video kedalam model pembelajaran yang sesuai sehingga diharapkan selain bisa menumbuhkan minat dan motivasi juga bisa digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mada suatu mata pelajaran misalnya fisika.

Dengan adanya video pembelajaran dapat mengatasi secuil permasalahan yang ada dalam kegiatan pembelajaran. Karena video pembelajaran juga tidak bisa selalu menjadi media andalan dalam setiap kegiatan belajar. Pemanfaatan media pembelajaran perlu adanya analisa kebutuhan dimana disesuaikan dengan permasalah yanga ada di sekolah yang bersangkutan. Namun dalam kaitan dengan kegiatan belajar mandiri siswa, video pembelajaran dapat diandalkan karena bisa digunakan berkali-kali dan bisa dimanfaatkan kapanpun siswa butuh. Oleh karenanya video pembelajaran sangat bagus untuk dikembangkan dan dimanfaatkan didalam kegiatan pembelajaran. Baik di sekolah maupun dirumah sebagai bahan belajar mandiri.